<!-- /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; text-align:right; mso-pagination:widow-orphan; direction:rtl; unicode-bidi:embed; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 {size:595.3pt 841.9pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0; mso-gutter-direction:rtl;} div.Section1 {page:Section1;} -->
Menurut Kantor Berita Ahlul Bait, ABNA, jaringan Televisi Kaum Zionis Israel memberitakan bahwa serangan angkatan laut Israel terhadap Kapal Kebebasan yang bernama "Mavi Marwara" sampai sekarang berjumlah 20 orang yang meninggal dunia.
Berdasarkan laporan ini disebutkan bahwa di antara korban yang meninggal ini terdapat 16 orang yang berprofesi sebagai ahli hokum.
Televisi al Aqsha juga melaporkan bahwa sebagian syuhada berasal dari kalangan aktivis negara Turki dan sampai sekarang belum diketahui data akurat tentang jumlah korban yang luka-luka.
Sebelumnya, diberitakan bahwa jumlah korban yang meninggal tidak kurang dari 10 orang dan 50 orang mengalami luka-luka dalam serangan maut ini.
Sementara itu, Media Palestina melaporkan bahwa pasukan Israel sebagian kapal kebebasan digiring menuju pelabuhan "Usydud" di kawasan pendudukan dan seluruh awaknya ditawan oleh tentara Israel.